Ya Allah,pantaskah aku kecewa padaMu?Aku selalu berusaha untuk berdo'a padaMu untuk memberi aku kesehatan selalu.Memberi aku yang terbaik.Tapi kenapa kini Kau beri aku sakit?Apa tak cukup Kau beri aku cobaan dari aku kecil sampai kini Ya Allah?
Pantaskah aku bila menganggap Kau tak adil padaku?Tak adil dengan damai yang aku rasakan,dengan kasih sayang yang aku rindukan.Atau aku yang selalu negatif thingking padaMu?
Kau bilang aku harus sabar,sampai kapan aku harus bersabar menjalani cobaan-cobaanMu yang selalu mengiringi detak nadiku?
Kalau Kau tak suka aku hidup,bunuhlah aku.Karena buat apa aku hidup kalo tak ada yang perdulikanku.Aku selalu sendiri.Mereka hanya datang kalo mereka butuh aku.Kalo ngga butuh,akupun kembali bergelut dengan fikiranku.
Ya Allah,apakah ini kufurku?
Lalu kenapa tak ada yang mau datang ke aku walau hanya menanyakan kabarku?
Mereka sibuk?Apa mereka tak punya no HP aku?
Aku mengharapkan ada yang datang walau seorang dan walau hanya ingin menyampaikan do'a kesembuhan buatku.
Ya Allah,aku yakin Kau pasti mendengar keluhan dan kekesalanku ini.Maka berilah aku sesuatu untuk lebih baik.
Ya Allah,berilah aku sehat.Sembuhkan sakitku ini.
Biarlah orang tuaku tak perdulikanku,mungkin memang tak lagi ada kasih sayang untuk aku anak yang malang.
Aku seakan dibuang.
Dan akan disayang bila menang.
Atau akulah yang hanya meriang?
Di rantau tanah orang,tiada yang datang untuk membuat hati sedikit tenang.
Allah-lah yang memang memeriku sehat pula sakit ini.
Semoga Allah tak mengingkari janjinya untuk menyembuhkan sakit ini.
Bila tak jua aku sembuh,mungkin sudahlah dekat aku untuk tinggalkan semua yang di bumi.
Biarlah sesal yang tersisa menjadi dongeng masyarakat.
Orang tuaku,familyku,sahabat dan teman-teman semua.
read more
Pantaskah aku bila menganggap Kau tak adil padaku?Tak adil dengan damai yang aku rasakan,dengan kasih sayang yang aku rindukan.Atau aku yang selalu negatif thingking padaMu?
Kau bilang aku harus sabar,sampai kapan aku harus bersabar menjalani cobaan-cobaanMu yang selalu mengiringi detak nadiku?
Kalau Kau tak suka aku hidup,bunuhlah aku.Karena buat apa aku hidup kalo tak ada yang perdulikanku.Aku selalu sendiri.Mereka hanya datang kalo mereka butuh aku.Kalo ngga butuh,akupun kembali bergelut dengan fikiranku.
Ya Allah,apakah ini kufurku?
Lalu kenapa tak ada yang mau datang ke aku walau hanya menanyakan kabarku?
Mereka sibuk?Apa mereka tak punya no HP aku?
Aku mengharapkan ada yang datang walau seorang dan walau hanya ingin menyampaikan do'a kesembuhan buatku.
Ya Allah,aku yakin Kau pasti mendengar keluhan dan kekesalanku ini.Maka berilah aku sesuatu untuk lebih baik.
Ya Allah,berilah aku sehat.Sembuhkan sakitku ini.
Biarlah orang tuaku tak perdulikanku,mungkin memang tak lagi ada kasih sayang untuk aku anak yang malang.
Aku seakan dibuang.
Dan akan disayang bila menang.
Atau akulah yang hanya meriang?
Di rantau tanah orang,tiada yang datang untuk membuat hati sedikit tenang.
Allah-lah yang memang memeriku sehat pula sakit ini.
Semoga Allah tak mengingkari janjinya untuk menyembuhkan sakit ini.
Bila tak jua aku sembuh,mungkin sudahlah dekat aku untuk tinggalkan semua yang di bumi.
Biarlah sesal yang tersisa menjadi dongeng masyarakat.
Orang tuaku,familyku,sahabat dan teman-teman semua.