Sabtu, 11 Juni 2011

MASIH SENDIRI

Seperti biasa, hari minggu adalah hari yang menjemukan bila tak ada kawan untuk diajak jalan atau menikmati hari libur. Apalagi kalau tidak punya uang sama sekali,. sungguh menderita......
Aku bisa saja ikut kajian di Pekih pukul sembiolan tadi. Tapi aku selalu takut untuk bertemu dengannya. Akan ada perasaan yang sungguh menyakitkan bila melihat sinar wajahnya. Dia bukanlah sesuatu yang mengertikan, malah sungguh menyenangkan (sedih....). Aku hanya ingin menahan perasanku saja. Aku takut bila seringnya aku berjumpa, maka akan ada penyakit yang menjalar di rongga hatiku.
Jadi aku lebih memilih menengok temanku (sama-sama penyiar ) yang sedang sakit bareng teman-teman satu radio. Tapi sampai 45 menit dari waktu yang dijanjikan untuk kumpul, tidak ada tanda-tanda keberangkatna. Ya sudah, niat aku belok kan untuk ke Perpustakaan Daerah untuk mengembalikan buku. Sekalian untuk belajar Stucture buat kuliah besok.
Semoga di perpustakaan menemukan hal yang lebih menarik lagi.
Kalau saja ATM ku sudah pulih kembali, mungkin ajakan teman buat lihat-lihat pakean, sandal, tas dan sepatu di Mall, aku iyakan. Lagian sudah sangat lama sekali aku tidak shopping. Tapi, nasib mahasiswa kantong kosong. jadi ya, ke perpustakaan lagi, ke perpustakaan lagi kalau hari minggu. Ketemu petugas gendhut l;agi, ketemu petugas gendhut lagi.
Ikhlas dan sabar ya Allah...........

read more

SEMUA AKAN BAIK-BAIK SAJA

Entah mengapa akhir-akhir ini aku selalu ingin mengenang masa dua tahunku di Bekasi. Meskipun itu bukan waktu yang singkat, tapi aku merasa menemukan susuatu yang menjadikan aku berubah kini.
Ada banyak yang aku tinggalkan di kota timur jakarta itu. Ada persahabatan, kawan, keluarga, dan cinta. ya, semua ada cinta. Ketika aku ingin kembali berkunjung, ketika itu pula aku tidak ingin kembali. Betapa tidak mudah dihilangkannya kenangan-kenangan bersama mereka.
Satu yang benar-benar tidak bisa aku lupakan adalah Kata-kata ampuh dari kawan dekatku, yang aku mencintainya dengan penuh. Bahwa Semua Akan Baik-Baik Saja. Aku tidak pernah lupa ketika dia ucapka itu padaku, ketika hari terakhir aku berdiri di Musashi. Tempat aku menghabiskan waktu-waktuku. Tempat aku menyulam helai demi helai benang senyum dan tawa mereka.
Setiap aku jatuh, setiap itu pila aku memcoba memahami kata kata yang sedang Allah sampaikan padaku. Tanpa sadar semboyan itu menguatkanku, bahwa Semua Akan Baik-Baik Saja. Aku bersyukur dua tahunku yang lalu bertemu dengan orang-orang luar biasa. Orang -orang yang kini aku rindukan, selalu aku rindukan. Terima kasih untuk semua kawanku di Bekasi yang selalu menemani hari-hariku. Dulu.

Tri Wiyatno, Muhammad Fauzi, Suyatno, Ibrahim Umar.
You are my inspiration to be better in this life.
I miss U so Much, guys............

read more

Kamis, 09 Juni 2011

Jum'at ; Dan aku lapar......

Baru saja selesai dari shalat jum'at. Saya heran, mengapa setiap shalat jum'at, saya selalu tertidur? Saya rasa, bukan karena khotibnya yang ngga gaul, atau materi khutbah nya yang ngga menarik. Tapi karena Saya nya yang ngga bisa menahan godaan syeitan.
Dan aku lapar.......
Mengapa kalau sudah siang lapar? Pertanyaan yang bodoh.
Aku ingin ke pameran buku mura bersama teman aku, Ilal Kifni. Tapi masalahnya, aku tidak ada anggaran untuk membeli buku yang katanya cuma 2000 perak bisa dapet buku. Aku harap seperti itu kenyataannya. Jadi aku tidak perlu bawa ratusan juta ke pameran itu. Hasrat pengen dirampok.......
Dan aku lapar.........
Sudahlah jangan terlalu lama menunggu. langsung saja berkemas. Tapi makan siang dulu. Karena aku lapar.......
Yah, selalu seperti ini.
Selamat siang saja.
Dan aku lapar.......
read more

Rabu, 08 Juni 2011

Entah.......Mengapa.......

Sing ini kurang lima menit lagi, aku ada kuliah Introduction To Literature. Tapi entah mengapa aku merasa amnesia sesaat. Aku ingin sekali menulis semua yang telah lama mengendap di otakku. Lelah sekali.......aku merasakan endapan itu. Ada yang ingin aku bagi, namun aku merasa belum bisa ikhlas membaginya.
Maafkan aku, kawan mungkin kau melihat air kebohongan di wajahku. Dan aku ingin menangis dipersembunyianku. Agar tak satu pun paham mengapa aku menangis.
Aku janji akan mengembalikannya, akan mengembalikannya. Kau tahu atau tidak tahu, aku akan mengembalikannya seperti saat aku mengambilnya. Tak ada yang tahu.
read more

Minggu, 05 Juni 2011

Senin Pagi

Alhamdulillah, bisa berjumpa kembali dengan hari senin. Purwokerto cukup cerah. Ya paling tidak aku bisa lebih baik dari pagi kemarin. Rasanya damai kalau sudah membaca firman Allah setelah shalat Subuh tadi. Alhamdulillah, Terima kasih atas damai ini Ya Robb.
Hari senin. HAri dimana aku ada kuliah Structure pukul 8.40. kemudian kuliah Agama pukul 13.00. Bagiku, dua mata kuliah itu tidak berat. Ya cukup menyenangkan, paling tidak aku bisa aktif di kelas dan mendapatkan point.
Dan kalau setiap pagi, kewajibanku adalah mengantarkan anak sekolah. Itu sungguh monoton. Menjadi satu diantara ratusan kendaraan yang akan memadati Kota Purwokerto di Pagi Hari. Dan untungnya tidak ada acara macet di Purwokerto. Jadi lebih nyaman. Purwokerto gitu lho.......
Hari ini juga hari pertama anak-anak SD dan SMP ujian semester. dan aku, satu bulan lagi ujian semesternya. Aku tidak tahu dengan hasil Semesterku nanti. Akankah aku bisa menaikkan IP ku? Kalo ingat PPd dan ADM, aku jadi pesimis dengan IP ku nanti. Dua Mata Kuliah itu sungguh menyedihkan bagiku. Dosennya ampun deh....... Namun aku harus tetap yakin kalau IP ku masih kepala tiga. Jangan turun!!!!!!!!!!!!!
Pagi ini, aku merasa lebih baik. Ya, lebih baik. namun lapar........ manusia hidup butuh makan. Karena aku hidup, aku butuh makan. Tapi apa daya uang tipis. Rp. 20.000,00 di dompet, mungkin hanya cukup untuk satu setengah hari. padahal bensin sudah di ambang kematian. God, help me please..........
Satu lagi, cucianku belum aku ambil karena aku tidak ada dana untuk menebusnya. Hwa.....!!!!!.Air mata mengucur deras.
Sudahlah, sudah pukul enam. Harus melaksanakan tugas.
See U...........
read more

jumpa lagi

Hai........!!!!!!!!!!
Hallo...........!!!!!
Loe....Gue.....N........
Sekarang, jamanya anak alay.
" Alay, Anak layangan, nongkrong pinggir jalan, sama teman-teman........ Alay......."
Dan aku salah satu dari sekian juta orang alay. Anak Lebay!!!!!!!!!
Memang seperti itulah......2011 gitu lho........
Aku berfikir, kalau ngga Alay ya ngga eksis, ngga terkenal juga. Seperti itukah?
Ah, sudahlah. yang jelas aku naka Alay!!!!!! (lho.....)
read more