Minggu, 02 Desember 2012

Hari AIDS sedunia kemarin

 Seneng punya temen-temen yang mau peduli sama kehidupan remaja. Meski aku bukan anggota dari PIKMA YOUTH CENTER UMP, aku seneng bisa kenal sama mereka. Sebenernya aku pengen jadi bagian dari mereka, tapi aku udah terlalu sibuk di GRADIOSTA FM, nge LES PRIVAT, jadi Mentor di LPPI, apalagi semester ini, tugas kuliah ampun banget banyaknya. Jadi udah ngga mungkin buat aku bagi waktu 24 jam menjadi lebih kecil-kecil porsinya.
Tanggal 1 kemarin, mereka ngadain acara 1000 Tanda Tangan dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia. Acara yang bertempat di bundaran Air Mancur UMP ini, di sambut meriah oleh mahasiswa-mahasiswa yang peduli terhadap HIV/AIDS.
 Mereka langsung berhenti memarkirkan kendaraan mereka lalu menandatangani selembar kain putih yang udah di bentangkan di tepi Air Mancur. Ngga cuma mahasiswa aja, dosen-dosen pun antusias banget buat nyantumin tanda tangan mereka. Ngga cuma tanda tangan, Panitia juga nyediain kotak buat yang mau nyumbang yang hasilnya bakalan diberikan ke ODHA yang sedang jalani perawatan.
Ngga cuma 1000 tanda tangan, bagi-bagi pita merah sama mbuka sumbangan doang, tapi ada juga Talk Show mengenai HIV/AIDS yang dibawakan sama Ibu Ratih seorang Psikolog dan konselor RSUD Banyumas.
Seru banget yakin.......
Nah, kita sebagai anak muda, jangan cuma bisanya up date status buat ngucapin Selamat Hari AIDS doang tapi ngga ada action nya. Kayak temen-temen kita nih...... Keren kan.....
Yang jelas, JANGAN JAUHI ORANGNYA< TAPI JAUHI PENYAKITNYA.
Save our life lah ya.... :-)

NO DRUGS, NO FREE SEX.....
read more

Jumat, 19 Oktober 2012

Untuk S H A N D Y

Shandy, siang ini aku telah duduk seorang diri di bangku ini. Tak ada lagi tanganmu yang selalu memeluk pundakku saat aku seperti ini. Gelisah tak terarah.
Shandy, aku ingin sekali bertemu untuk segera mengatakan maaf yang sedalam-dalamnya dari dalam dan jauh di dalam hatiku untuk kamu paham, betapa aku menyesalnya.
Shandy, mungkin sangat menyakitkan apa yang kita alami ini. Sakit bagiku karena tak akan bisa lagi duduk disampingu, mendengar tawa, dan suara mu yang dulu selalu menjaga kediamanku. Sakit bagimu karena ternyata aku yang selama ini duduk disampingmu menghunuskan sebilah luka yang sulit untuk diterima.
Shandy, aku mencintaimu. Masih seperti ketika pertama kali kita bertemu. Dan perpisahan yang kita putuskan semalam, adalah langkah awal untuk aku berbesar hati kepada hidup. Bahwa memang aku bukan untuk  memilikimu, juga kamu yang tak pernah meminta untuk memiliki aku.
Shandy, bila tiba waktunya esok kita bertemu kembali. Izinkan aku memeluk untuk terakhir kalinya. Menyampaikan maaf dan terima kasih.
Shandy, aku mencoba untuk tidak mempertahankan apa pun yang pernah kau beri dan aku miliki karena mu. Aku membakarnya, dan menguburnya. Berharap memang itulah jalan untuk aku bisa tanpamu.
Shandy, waktu yang kita miliki untuk bersama memang cukup secepat ini. Agar kita terjaga dari apa yang tidak bisa kita jaga.
Shandy, lima atau sepuluh atau dua puluh tahun setelah ini, aku harap kita bisa bertemu lagi. Dan kita tidak lagi perlu mendebatkan hal-hal yang tidak perlu kita debatkan seperti malam-malam sebelum ini.
Shandy, kau adalah se CARIK TEGAL yang menghanyutkan sebongkah sepiku dalam jauh tatanan GEOGRAFI yang jalannya kita lalui tak sejauh GAZZA.
Shandy, aku mencintaimu dan ini jalan untuk aku tak lagi mencintaimu.
Selamat berpisah kekasih, dan kawanku.
Semoga kau dapati apa yang seharusnya kau dapati.
Aku pun akan segera melupakanmu, bersama benih-benih mimpi untuk aku bangun.

Satu pesanku, makan dan minumlah dengan tangan kanan.

Good Bye........
read more

Kamis, 31 Mei 2012

Mengulang Tahun Depan

Entah mengapa aku lebih memilih keluar kelas daripada duduk bengong di kelas. Ini kali pertama aku keluar kelas dengan sangat tidak nyaman. Sepertinya aku akan mengulang di tahun depan untuk mata kuliah itu, dan ini memang berita buruk. Aku tak perduli dengan apa yang sedang dibicarakan tentang aku di kelas pagi ini. Aku pun tak perduli dengan muka dosen itu.
Satu pelajaran pagi ini, jangan percaya dengan sering terlambatnya teman-teman di kelasnya dosen yang selalu bercerita tentang dirinya di kelas.
Be Positive Be Calm.
read more

Minggu, 27 Mei 2012

KETIKA PERASAAN


Ketika orang yang kau cinta atau yang selalu membuatmu tersenyum ketika melihat kehadirannya sedang berlarian di kepalamu, aku sarankan untuk menangkapnya. Tapi jangan kau ikat tangannya. Karena itu hanya akan menjadikan kau tak lagi bisa melihat kehadirannya meskipun dia pasti tetap berlarian di kepalamu. Biarlah dia cukup berdiri di depanmu, lalu katakan padanya secara perlahan kalau, kau menyukai senyumnya. Katakan juga kalau tak ada posisi paling nyaman selain berada di sampingnya.
Apapun reaksinya nanti, kau harus siap. Yang paling penting kan kau sudah melepas segala beban yang mungkin sungguh menyiksamu, tentang sesuatu yang mungkin namanya rindu atau bahkan tentang perasaan yang dinamakan cinta. Meskipun kau mengatakannya hanya dalam kepala kau saja, mengatakannya pada ilusinya saja, paling tidak kau telah berkata jujur. Sekalipun itu pada dirimu sendiri.
Ketahuilah, ketika perasaan hanya dipendam dan didiamkan tanpa adanya kata-kata untuk memberitakan, itu benar-benar mengurangi jatah tidur kita.
Jadi, ambil HP kamu cari nomor nama orang itu lalu dial dan ketika dia sudah mengatakan “ Hallo... “, katakanlah kalau kau menyukainya.
Selamat merasakan debaran yang tak terkira hebatnya.
***************
read more

Kamis, 24 Mei 2012

Jangan takut

Bener-bener di dera dilema yang teramat membingungkan. Liburan tahun ini, aku ingin ke Pare buat belajar Bahasa Inggris. Tapi selain ada Best Training, juga aku belum ada uang cukup untuk itu. Aku galau. Apakah aku bisa, ikut itu? Allah tolong aku..............
Aku bener-bener udah ngga kuat dengan keinginanku untuk menjadi anak yang memiliki pengalaman lebih. Aku ingin seperti mereka yang bisa mengikuti acara-acara yang luar biasa. Aku ingin keluar dari lingkungan ini, menambah wawasan dan membuktikan kalau aku bukan anak biasa yang biasa saja. Aku ingin menjadi anak yang berbeda.
read more

Sabtu, 19 Mei 2012

PAPAH

Aku seperti tak mengenal ayahku. Lelaki yang pernah menjadikan aku kuat untuk bisa menjalani hidup yang terkadang berat. Sapaan dan canda tawanya masih saja memenuhi sisa-sisa sepiku. Semakin membawaku untuk mengenang semuanya lalu aku duduk diam tak berdaya oleh sengatan kerinduan.
Bagaimana caranya aku bisa bertemu dengannya? Bila keraguan tetap menyelimuti kepekatan hati ini. Tentang perempuan yang menjadikan kami seperti tak perlu untuk berbicara lagi.
Ciuman yang indah yang aku rasakan hanyalah mimpi di malam kemarin. Pandangan terindah yang pernah aku pandang sebatas khayalan yang terkhayal kemarin malam. Lalu masih bisakah aku merasakan hangat pelukan tubuhnya seperti ketika aku diam oleh dinginnya malam saat perjalanan pulang dua tahun lalu?
" Pah, aku kangen papah. Kangen banget. "

read more

Senin, 14 Mei 2012

Tentang " Lovely Man "

Minggu kemarin aku baru saja berkunjung ke tempat saudaraku di Bekasi, tepatnya di Cikarang. Aku pernah tinggal kurang lebih dua tahun lamanya disana. Setiap kali aku berkunjung kesana, aku selalu meluangkan waktuku untuk bersepeda mengitari kawasan Lippo Cikarang. Menurut aku, Lippo Cikarang adalah tempat yang lengkap, seperti semboyannya " Kota Terlengkap di Timur Jakarta ". Tapi bukan tentang Lippo Cikarang yang akan aku bahas disini. Melainkan sebuah film yang aku tonton di Cinema 21, Mall Lippo Cikarang. Sekedar informasi saja, aku sangat suka menonton film, segala macam film. Kalau Blue Film??? Hehehehehehehehe..............
Awalnya aku tahu judul film ini dari internet, tapi lupa dari mana tepatnya. Tertarik dengan tema yang ditawarkan oleh film tersebut, aku baca sinopsis nya dan langsung berkeras hati untuk menontonnya suatu saat nanti. Nah, pada saat jalan-jalan ke Mall Lippo Cikarang, aku melihat poster Film ini di deretan film yang sedang diputar. Langsung aku beli tiketnya dan setelah makan di Solaria Restaurant, aku menontonnya. Ini nih, tiketnya  :

Sebelum membahas cerita dalam Film ini, aku mau bahas dulu tentang tiket bioskop ini. Terakhir aku mengunjungi Cinema 21 itu sekitar bulan November tahun 2011 dan sekarang sudah Mei 2012. Berapa bulan ya.....Sekitar tujuh bulanan kali ya....( kayak orang hamil aja tujuh bulanan ) hehehehehe....
Dulu, sistem pembelian tikletnya masih manual alias pakai tiket kertas yang cara mengisinya masih menggunakan tulisan tangan. Sama persis seperti di Rajawali 21 Purwokerto. Tapi kemarin, sudah berubah. Sistem pesan tempat duduk dan pembelian lewat komputer. Dan tiketnya seperti yang ada di gambar. Tapi maaf, gambar yang bawah terbalik.


Hehehehehhe..........
Ya, judul film yang aku tonton adalah Lovely Man. Film yang telah mendapatkan penghargaan di pemutaran perdananya di Busan International Film Festival, Korea Selatan pada tanggal 7 Oktober 2012 ini, dibintangi oleh Doni Damara dan Raihaanun Soeriatmadja - istri Teddy Soeriatmadja -. Berkisah tentang seorang anak perempuan bernama Cahaya ( Raihaanun S ) yang pergi ke Jakarta dengan tujuan untuk mencari bapaknya yang telah meninggalkannya sejak usia empat tahun. Raihaanun pergi ke Jakarta seorang diri, hanya alamat dan foto dirinya ketika kecil dan bapaknyalah yang ia simpan dengan hati-hati seakan itu adalah hartanya yang paling berharga yang ia  miliki di jakarta. Setelah bertanya pada orang-orang, akhirnya gadis berusia 19 tahun itu menemukan tempat tinggal bapaknya, yaitu di rumah susun. Setelah mengetuk pintu beberapa kali dan selalu tak ada jawaban dari ketukan pintunya, seorang ibu-ibu ( tetangga ) memberi tahu kalau Si Ipuy ( Doni Damara ) - yang tinggal di kamar itu -sudah pergi untuk bekerja. Padahal hari sudah malam, dini hari. Bapaknya Cahaya bernama Saiful tapi di rumah susun tersebut terkenal dengan panggilan Si ipuy. Tetangga tersebut memberi tahu tempat kerja Si Ipuy, yaitu di daeah jembatan dekat rumah susun tersebut. Setelah Cahaya ke daerah Jembatan tersebut, dia tak mendapati adanya perkantoran atau toko di daerah tersebut, hanya ada beberapa banci yang sedang berdiri dengan polah tingkah masing-masing. Cahaya bertanya pada salah satu banci tersebut tentang keberadaan Saiful, tapi Banci tersebut tidak tahu. Namun setelah Cahaya menyebut nama Si Ipuy, banci tersebut baru paham. Lalu dia menunjuk salah satu banci berpakaian serba minim berwarna merah menyala yang sedang merokok pada Cahaya.
Ketika Cahaya mendekatinya, ada perasaan takut yang akhirnya menjadikannya mengundurkan diri dari niatnya untuk menemui banci tersebut.
Film ini lebih banyak berisi dialog antara Cahaya dan Si Ipuy, dialog antara anak dengan lelaki yang telah meninggalkan anak istrinya selama 15 tahun.
Setiap air mata yang dijatuhkan Cahaya, seakan memberitahukan pada kita bahwa betapa sakitnya hidup yang dijalani oleh seorang anak perempuan lulusan pesantren yang hamil diluar nikah dan melihat kondisi lelaki yang dicarinya jauh dari apa yang diharapkan. Namun, dia tetap tegar. Menerima kondisi orang yang kita cintai apa adanya adalah salah satu pesan yang ingin disampaikan dalam film ini.
Sekarang, apakah kita yang hidup di dunia nyata, bukan dunia film akan bisa setegar Cahaya? Yang ketika berjalan bersama bapaknya selalu dilihat banyak orang, yang bapaknya selalu diganggu orang karena penampilannya? Ditambah lagi mendapati dirinya anak pesantren namun hamil diluar nikah?
Menurut aku ini bukanlah hal yang mudah. Mungkin bila Cahaya tidak kuat imannya, dia akan menjatuhkan dirinya di jembatan tempat bapaknya bekerja mencari uang untuk dikirim padanya setiap bulan tanpa terlambat. Begitu juga dengan kita, kita pun mungkin akan sering mengeluh, mengaduh, menganggap Tuhan itu tidak adil, padahal Tuhan adalah Dzat Yang Maha Adil. Kemungkinan kita juga akan punya rencana untuk mengakhiri hidup kita, Na'udzubillahhimindalik...........
Oke, itu sedikit dari aku tentang Film Lovely Man. Aku bilang Film ini keren banget........... Doni Damara bisa akting sehebat itu, padahal dia itu Lekong Cakra Birawa Bo............. (Lho kok jadi ikut-ikutan ) hehehehehehehehhehe................................................................
Tunggu aja deh Film itu di kota kamu. Kalau kota besar, pasti sudah tayang. Tapi kalau kota kecil seperti Purwokerto, ngga tahu tayangnya kapan.
See You.............


Oh iya, ini nih posternya :




















read more

Rabu, 09 Mei 2012

Kecewa Pasti

Aku udah nunggu dari jam 7 di LPPI. Aku juga udah SMS, udah telpon juga. Tapi aku ngga dapet balesan apapun. Aku pengen banget dateng dinikahan Mas Abid. Pengen banget jadi saksi pernikahan kakak sendiri. Tapi mau gimana lagi, rombongan udah berangkat dan aku tertinggal dengan segala kekecewaannya.
Semoga mereka selamat di perjalanan dan Mas Abid jadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Amin.

Aku ngga boleh terlalu larut pada kekecewaan, pada kesedihan juga. Dibuat santai aja, dibuat enjoy aja dan dibuat biasa aja. Jangan terlalu didramatisir.
Tapi boleh aku teriak disini?Aku kecewa banget masalahnya.
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH...............................................................................................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
read more

Minggu, 06 Mei 2012

My Dream is study in Australia.

Mendapat pelukkan hangat dari Pak COndro adalah hal yang memberiku semangat tersendiri. Tahun ini, dia akan berangkat ke Australia, untuk kuliah S3 nya. Dan aku 1,5 tahun lagi lulus dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Mimpiku adalah melanjtkan S2 ke Australia. Aku semakin yakin, kalo aku pasti bisa. Agar aku bisa ketemu lagi sama beliau di Autralia. Aku pengen jalan-jalan menikmati udara negeri kanguru bersamanya. Berfoto bersama di Sydney Opera House.
Ya, aku yakin bisa kuliah S2 di Australia lalu bertemu Pak Condro di sana. Oleh karena itu, aku harus rajin belajar Bhs. Inggris. Terus berlatih, terus ditingkatkan. Terus bikin karya tulis, agar nilai ku semakin naik. Bergaul dengan orang-orang luar. mengikuti kegiatan-kegiatan luar. Dan yang pasti, Berdo'a. Memperbaiki kualitas do'a juga harus. Ini tekadku, ini mimpiku. Ke AUSTRALIA...........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Bless Me God...... Amen.


Bapak Condro Nur Alim, S.S, M.Si, you are my inspirator to catch my dream. It's AUSTRALIA.
Sir, Thank You Much and I'll always miss your hug.
I Love You............
read more

Jumat, 27 April 2012

Wow........Tampilan dashboard nya baru. Jadi ngerasa unyu-unyu nih...... Hehehehehhehehe....
Jum'at ini, gue lagi ngerasa ngga sehat banget. Bukan cuma karena tenggorokan gue yang kering macam gurun pasir, tapi juga hal-hal lain yang bikin gue jadi semakin pengen berlari aja ke hutan, lalu teriak-teriak ketakutan. Loe bisa bayangin ngga kalo ke kampus masih bau iler. Itu gue banget. Air di kostan itu ngga ngalir dan gue makan di kantin kampus terpaksa makannya gue bawa ke taman. Udah gitu, suara gue macam suara Sherk nelem biji salak. Gedhe banget terus gatel. Pulsa gue abis, dan gue ngga jadi ketemu sama Om gue. Loe bisa ngerasain betapa ngga serunya jum'at pagi ini. Padahal gue udah kebelet banget pengen ketemu sama tuh orang. Hampir tiga minggu ngga ketemu. Gila apa......... OKE, ini mungkin Lebay. Tapi serius, gue kangen banget. Dan nanti jam1 ada kuliah tambahan. Dan sabtu besok, ada kumpul buat persiapan International Conference. Padahal, di kalender akademik kampus gue, mulai hari jum'at ini libur. Coz senin besok, UTS. Ngga banget, kan. Gue padahal udah ngerancang buat ke BEKASI. Kangen temen-temen gue disana. Kenapa harus ada kuliah tambahan, kenapa harus ada kumpul buat persiapan International Conference?
Jujur, akhir-akhir ini gue lagi labil banget. Sebenernya gue maunya apa? Gue mau jadi kayak apa?
Gue suka travelling, tapi gue selalu ngga punya waktu yang pasa buat jalan-jalan.
Gue suka bikin cerpen, puisi dan maksa bikin Novel, tapi lagi-lagi waktu gue ngga nyaman buat ngerangkai kata-kata inspirasi jadi kalimat indah. Gue butuh waktu ngga sedikit buat nulis itu semua.
Gue pengen ningkatin kemampuan English gue, tapi tiap kali gue liat buku berbahasa Inggris, gue langsung mual-mual. Sementara gue belum nemu partner yang asik buat diajak cas cis cus.
Gue akhir-akhir ini lagi pengen ngerubah penampilan gue. Biar keliatan lebih OK gitu, jadi gue banyakin deh, baca artikel-artikel tentang fashion cowok. Dan gue udah ngabisin hampir satu juta lebih buat beli baju, celana dan lain sebagainya. Sementara itu, gue lagi sepi job.
Yang bikin miris adalah gue udah ngga begitu tertarik lagi buat belajar agama. Ini gue akui gue bego banget. Tapi gimana ya.......jenuh kali yah.... Ngga kayak dulu aja. Ngerasa dosa banget sebenernya. tapi tetep berusaha buat ngejalanin hidup dengan syari'at Islam. InsyaAllah.....
Gue pengen bikin prestasi dari sekian banyak hobi ato keinginan gue. Dan gue ngga boleh iri dengan semua ini. Dengan semua yang ada.
Soal temen nih, gue ngerasa gue punya temen ngga fungsi banget.
Wah.................lanjut besok ya.............
read more

Kamis, 12 April 2012

Ada Apa dengan Kepalaku????

Sudah beberapa hari ini, aku ngerasa aneh dengan kepalaku. Selain sering pusing ngga jelas, juga sering ngerasa ada yang berdenyut-denyut di pelipisku. Ini sungguh mengerikan. Aku ngga mau kalo misalnya ternyata di pelipisku ada janin otak yang sedang tumbuh, persis seperti bayi yang sedang menendang-nendang di perut ibunya. Ini sungguh ngga lucu.
Aku beranggapan kalo aku hanya butuh waktu untuk refresing, dan ternyata bukan itu yang aku butuhkan, karena aku udah coba itu dan aku masih merasa pusing tak tertahankan, malah pada saat aku jalan-jalan di Mall aku merasakan seperti puncaknya. Ini sungguh tidak enak.
Mungkin lagi karena kamar yang aku tempati benar-benar ngga nyaman untuk ukuran anak seperti aku. Aku ingin menempati tempat yang nyaman, bersih, wangi dan semua yang aku butuhkan ada. Aku harus bersabar untuk itu. Karena kamar sebelah belum kosong.
Hari ini, aku masih merasakan sakit kepala, aku ngga mau minum obat karena aku akan semakin kecanduan dan ini membahayakan tubuhku. Aku ngga mau kalo nanti tubuhku penuh dengan zat-zat kimia yang akan mematikanku secara perlahan. Dan itu adalah bodoh.
Lalu apa yang harus aku lakukan terhadap kepalaku????
Apakah perlu aku membentur-benturkan kepalaku ke tembok saja??? ato bagaimana????
Tolong beri aku solusi..................
read more

Kamis, 05 April 2012

CURHAT

Ketika aku menulis ini, mungkin di tanggal Blog ini akan tertulis 5 April 2012. Padahal, aku menulisnya 6 April 2012 pagi sekitar jam 8 an. Aku ngga tahu kenapa settingan di blogku berubah.
Pagi ini, kampusku sepi sangat. Secara hari libur. Dan aku duduk sendirian di kantin hanya untuk koneksi hotspot. Semua kios di kantin tutup.
Suatu pagi, Temanku seperti ini kepadaku :
Pagi ini, aku ingin cerita tentang orang yang aku cintai, mungkin kamu bosan berbicara tentang cinta. Aku pun sebenarnya seperti itu. Tapi izinkan aku untuk berbicara tentang cinta pagi ini.
Terkadang, menjadi orang yang mencintai seseorang yang sudah memiliki cinta lain dan tak lagi mengganggap ada itu adalah hal bodoh. Mengapa harus ada kata setia yang ujungnya hanya pembohongan saja.
Aku mencintainya sebisa aku mencintainya. Kami belum ada ikatan, tapi aku seperti terikat olehnya. Sehingga untuk berpaling aku sungguh tak sanggup. Bagiku, cukup dia yang aku temui untuk aku cintai. Meskipun aku tak dia anggap ada.
Sudah beberapa hari terakhir ini, kami tak bertemu. Bahkan telpon pun tak kami lakukan. Sebenarnya, aku sudah mencoba menghubunginya, tapi dia seperti tak mau dihubungi. Aku jadi merasa ada kesalahan yang aku perbuat tanpa aku sadari telah melukainya. Aku pun berfikir, kesalahan apa itu. Tapi aku rasa, aku tak melakukan apapun. Maka aku berasumsi kalau memang dia tak mau lagi ada hubungan. Secara perasaan, aku sakit. Tapi aku tak mau menjadi sakit hanya karena hal semacam itu. Mungkin kamu akan dengan mudahnya bilang : " Dengan kamu putus hubungan dengannya, bukankah akan menjadi lebih mudah kamu mencari yang lain? " Menurutmu itu mudah, tapi tidak bagiku. Sekali lagi, aku seperti terikat oleh semua yang dia miliki. Fisik, aku anggap dia lumayan OK. Wajah kalau dibuat maksimal 100, dia mendapat 86. Materi, aku rasa tak ada yang kurang. Dia punya mobil, punya perusahaan, dan dia orang yang mandiri dan ulet. Itu lah megapa aku tak ingin lepas dari dia. Tapi maaf, bukan karena materi.
Aku rasa, mencari orang seperti itu di kota Purwokerto itu, tidak mudah. Apalagi saat ini, orientasi kebanyakan orang kalau bukan duit, ya Seks. Setelah dua hal itu didapat, ya sudah tak ada lagi hubungan. Alias Loe Gue End....
Kalau dibilang mencari yang lain itu mudah, memang. Tapi menjalin hubungan itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Dan sekali lagi, mencari orang seperti dia itu tidak mudah. Yang jelas, cukup bagiku untuk mencintai dia saja. Tak ada yang lain. Sekalipun dia tak pernah ada untukku. # Bego.....

******

Masih tentang orang yang aku cintai. Kali ini, aku sendiri yang cerita.
Menurutmu, Ayah atau aku biasa panggil itu Papah itu orang yang seperti apa?
Kalo aku bilang, Papah itu orang yang baik banget ke aku. Yang selalu menjadikan aku kangen, yang selalu menjadikan aku ingin ngajak berantem, yang selalu bisa bikin aku nangis, yang selalu aku rindukan pelukkannya.
Semenjak aku tak lagi bersama Papah, aku ngerasa kalo aku semakin berantkaan. Tak ada yang bisa menjadikan aku merasakan hari-hariku penuh semangat. Mungkin ini karena aku terlalu mencintainya. Atau bagaimana, aku tak paham. Yang jelas, aku sangat mencintai Papah Yusuf Gunawan Santoso.
Di kampus, aku mencoba untuk mencari orang yang bisa menjadikan aku merasa tak perlu untuk diam saja. Aku ingin menjalani hidup ini penuh dengan keindahan. Penuh dengan semangat, dan aku merasa aku ingin bisa ganggap Pak Regowo sebagai Paphku di kampus ini. Tapi aku pun sadar, tak ada ikatan apapun. Kalau Melly Guslaw bilang, ini itu, nggantung. Dan memang benar diagntung itu ngga enak sama sekali. Aku mencoba untuk bersikap dewasa, meskipun aku merasa belum juga bisa dewasa.
Aku masih butuh Paph dalam hari-hariku.

*********
read more

Sabtu, 31 Maret 2012

Tertarik sama INDIGO

Di postingan sebelumnya, aku udah cerita tentang temen baruku yang punya kemampuan lebih. Nah, semalem aku banyak ngobrol sama dia. Selama ngobrol, aku tahu kalo semua yang ada dalam pikiranku akan diketahui olehnya. Tapi aku bebasin aja semuanya. Ibaratnya, aku udah pasrah deh, dia mau tahu semua tentang aku pun silahkan. Toh aku yakin dia itu orang baik. Hehehehehehe........
Selama perbincangan selama kurang lebih 2,5 jam, aku dapet banyak banget hal baru yang belum pernah aku dapetin. Meskipun aku pernah merasakan secara sugesti diri ato beajar sendiri. Halah........
Dari perbincangan itu, aku jadi terpengaruh untuk bisa ato jadi anak indigo. Meskipun aku ngga ada bakat (mungkin). Dia bilang bisa, tapi hanya nyampe di level indra ke 6. Kalau pun bisa masuk di level Indigo, orang itu hanya bisa memiliki kemampuan satu dari 11 kemampuan yang dimilki oleh orang indigo. 11 kemampuan itu :
  1. Telepati
  2. Clairvoyant
  3. Precognition
  4. Retrocognition
  5. Mediumship
  6. Psychometrik
  7. Sugesti Hipnosis
  8. Analytic
  9. Telekinesis
  10. Healing Poer
  11. Komunikasi dengan Sang Pencipta

Nah, Jadi level manusia itu seperti ini :
1. Manusia biasa
2. Indra ke enam
3. Indigo : 
  • Indigo muda
  • Indigo Dewasa
  • Indigo...... ( lupa....)
4. Kristal
5. Diamond
............ ( ada lagi apa ngga, aku ngga paham. )
Sejak itulah aku semakin ingin tahu, semakin ingin bisa menjadi anak yang paling tidak bisa baca pikiran orang lah. Bisa tahu apa yang ada dalam diri orang lain, lalu setidaknya dengan kemampuan itu, aku bisa membantu temen-temen aku ato orang di sekeliling aku.
Terus untuk bisa mencapai itu, ternyata ngga mudah ada tahapan-tahapan yang harus dilaluinya. Aku lupa nama tahapan itu, kalo ngga salah namanya CAKRA meskipun ketika aku search di Google, CAKRA bukan yang seperti aku dapatkan tadi malam.
Tahapan-tahapan itu :
1. Aku harus bisa optimis dalam jangka waktu sedekat-dekatnya.
Lha, di tahapan ini, aku "ditantang" untuk bisa. Awalnya, aku ditanya tentang apa yang akan aku alami 3 tahun setelah aku lulus dari studi S1 ku. Aku jawab, aku sudah lulus S2 lalu kembali ke UMP. Menjadi dosen  dan juga menjadi trainer. Dia bertanya : Kalo diprosentase, berapa persen tingkat optimisku. Sontak aku bingung, kan. Setelah berpikir panjang, aku putuskan menjawab 80 %. Lalu, Berapa lama waktu yang aku butuhkan untuk mencapai 100 %. Tambah bingung, kan. Aku jawab 1 tahun. Katanya itu terlalu lama. Dari sekian banyak orang yang pernah ditanya, rata-rata mereka menjawab tak kurang dari satu bulan. Busyet........ Lalu ditanya. tanggal berapa deh aku bisa benar-benar optimis100%? Aku jawab (pastinya juga udah mikir) tanggal 5 April.  OK, katanya. Dan aku akan ditagih tanggal 5 April besok. Apakah benar aku sudah 100% optimis. Wah, dari aku bangun tidur tadi, aku berusaha optimis. Tapi bener, ngga gampang. Tapi aku yakin aku bisa. Kenapa aku harus optimis 100% ? Karena katanya, mengatakan akan ada banyak hal yang akan dilalui (aku berasumsi kalo hal-hal itu adalah masalah). Pepatah ini, aku dapatkan dari Mas Angga (temennya) yang lalu di ulang lagi sama dia. Seperti ini, Orang ngga akan jatuh ketika menabrak gunung. Tapi akan jatuh ketika menginjak kulit pisang, berjalan di lantai licin. Artinya, kita harus bisa memikirkan hal-hal kecil, karena bisa jadi hal-hal kecil itulah yang akan menghambat impian kita. Jadi aku harus optimis 100% untuk bisa meraih itu.
2. Selanjutnya, aku harus bisa menghilangkan iri, dengki, sombong, marah, sedih, galau dan hal-hal negatif lainnya.
Ini adalah tahapan yang bener-bener ngga mudah. Luar biasa.........
3. Harus bisa ikhlas, berfikir positif ketika orang yang kita sayangi diambil yang kuasa.
Kalo yang ini, mungkin kebanyakan orang bisa. Aku pun berusaha untuk bisa. Meskipun aku sudah kehilangan satu orang yang aku cintai.
4. Harus siap mati kapan pun.
Kalo yang ini lumayan. Coz belum siap segalanya.
5. Harus bisa menghilangkan kata aku, saya dan kata-kata lain yang menunjuk ke-aku-an.
Bisa ngga tuh....... ^_^
yang ke 6 sama ke 7 nya, aku belum dikasih tahu (apa aku nya aja yang ngga nyanthol).

Luar biasa berat kan.......... Yang pertama aja, susahnya ngga ketulungan.
Wah banyak banget deh pokoknya semalem aku ngobrol. Ada tentang perbedaan Jin sama Setan, Tentang Jin yang baru saja lewat, tentang sekolah supranatural, tentang dia kenapa kurus, pokoknya macem-macem deh. Termasuk teori kalo kita dilarang mengeluh. Karena satu keluhan akan menghilangkan 5 kebaikan di hari itu. Wah........
Sekarang tanggal satu, aku harus bisa optimis terus sampai aku benar-benar bisa 100% yakin. Kalo aku bisa meraih apa yang aku impikan.
Oke, sekian dulu sharing nya.

# Awalnya, aku ingin posting tentang Ayah, Daddy, Bapak. Tapi aku rasa ini lebih netral. Hehehehehhe.......
              
See U..........

read more

RAMAH dan PANDAI BERKOMUNIKASI

Aku baru saja membeli Satu Kamus dan Satu Al-Qur'an di salah satu Toko Buku TOGA MAS di Puwokerto. Aku udah beberapa kali belanja buku di toko buku itu, dan yang selalu aku rasakan adalah kenyamanan atau lebih tepanya adalah pelayanan yang ditawarkan benar-benar total. Pelayan yang ada benar-benar menghargai kami si calon pembeli. Belum pernah aku alami atau menjumpai ada pelayan yang menanyakan kesehatan pengunjungnya. Luar biasa kalau aku bilang. Jadi, aku kan ke toko buku itu sama temen aku. Dia pembawaannya emang lemah, jadi dikira sama pelayannya itu sedang sakit. Aku katakan saja, kalau temenku itu emang seperti itu. Kalau dibandingkan dengan toko buku GRAMEDIA, ya jelas secara kenyamanan tempat kalah lah, tapi secara pelayanan, TOGA MAS jelas menang. Semua buku selalu kena Diskon lagi. Siapa yang ngga mau coba. Besok-besok, kalo beli buku, disana lagi lah.......

******

Aku merasa kalau hidup itu harus pandai mencari teman hidup sebanyak-banyaknya. Teman hidup di sini, bukan Suami atau Istri, tapi temen dalam arti sebenarnya. Kawan lah.... Sahabat. Sejauh ini, aku belum mendapatkan kesulitan dalam mencari teman baru. Aku merasa, aku biasa saja dalam bersikap terhadap orang. Hanya saja, aku selalu memiliki ambisi ketika aku ingin mengenal seseorang. Dan aku merasa selalu beruntung bisa selalu kenal sama orang-orang yang luar biasa. Orang-orang yang memiliki kelebihan dari pada orang lain. Kenalan terbaru aku adalah seorang kamerawan yang kreatif yang bisa membaca pikiran orang dan bonusnya adalah berwajah tampan. Halah..... Dia punya temen juga yang sama-sama luar biasa. Namanya Mas Passa yang ternyata adalah seorang Indigo. Tahu indigo, kan....???? Itu lho, orang yang memiliki kemampuan tidak seperti orang normal pada umumnya. Mas Passa ini, bisa tahu penyakit ato keluhan orang hanya dengan memandang wajahnya saja dan bisa ngilangin juga. Bisa baca pikiran orang juga, aduh pokoknya luar biasa deh.... Katanya, di tempat tinggalnya dia dijuluki tangan besi. Karena sewaktu kecil, dia itu banyak "ngrusak" barang-barang pake tangannya dan itu tanpa kesadarannya. Keren deh......
Dan aku pengen punya kekuatan seperti itu. Oh iya, Indigo itu ada 11 cabang (kategori). Nah, Mas Passa itu masuknya di Healing Power.
Intinya, kalo pengen punya banyak temen itu, kita harus bisa berkomunikasi dengan baik. Bahasa Tubuh dan Bahasa Lisan sangat penting. Dan aku masih harus belajar banyak. Aku ingin kemampuanku berkomunikasi menjadi kekuatanku. Hehehehehhehe.........
read more

Minggu, 25 Maret 2012

Aku Dan Lelaki

Hidup adalah menjalin masa dari ketika membuka mata setelah lama tidur sampai kita menutup mata entah itu untuk tidur lagi atau untuk mati. Dan dari berjuta-juta detik yang berlalu, kita pasti menemukan banyak hal, baik itu adalah tuntunan, tuntutan atau pun tunaan ( kerugian ) terlepas dari keberuntungan. Karena sejatinya hidup sendiri adalah suatu keberuntungan.
Aku masih berpegang teguh bahwa hidup adalah rangkaian rasa yang terus mengaliri setiap sadar dan ketidaksadaran kita. Kita tidak akan pernah bisa munafik kalau kita pernah merasakan jatuh cinta, marah, kesal, jengkel, bahagia, puas, kecewa dan berbagai perasaan lain yang kita sendiri tak bisa mendefinisikannya.
( to be continue............ )
read more

Selasa, 13 Maret 2012

Mencuri Wajahnya

Ini entah tahun berapa aku duduk seperti ini
Wajah wajah mereka tergantung erat dalam mataku lalu larut jauh di otakku
Mereka tak perlu tahu untuk apa aku kumpulkan mereka di hatiku
Tidak menjadi penting bila mereka ketahui
*******
Yang seperti apakah yang bisa menjadikan sore tak seperti sore ini, cerah tapi menyesakkan.
Aku mencintainya, tapi aku tak bisa sebentar saja untuk duduk di depannya, memandang matanya, senyumnya, atau hanya sekedar mendengar suaranya saja. Pelukkan yang dulu pernah diberikan telah memudar, dan aku lupa seperti apa ciuman itu aku nikmati.
Aku tak menginginkan sex darinya. Bagiku, aku bisa duduk makan malam sambil membicarkan segala yang aku sukai adalah lebih dari sekedar orgasme yang hanya bertahan tak lebih dari 5 menit.
Tak ada lagikah, ucapan yang bisa aku jadikan tuilsan dalam blog ini lagi?
Lalu mengapa setiap aku bertemu, aku tak bisa menjadi kekasihnya yang sesungguhnya? Ada yang tak aku ketahui tentang perasaannya. Dan aku semakin tidak paham hal itu.
********
read more

Sabtu, 10 Maret 2012

Yogyakarta di Pagi Purwokerto

Minggu berkabut tipis menggoda daun mahoni
Semilirnya tak mengirimkan apapun, hanya satir mengulum dalam
hatiku masih seperti dalam perjalanan di pagi itu
Gunung dihadapanku masih bermahkotakan gumpalan awan
Lalu mengapa jogja masih hadir di sini?
Izinkan aku untuk sepenuhnya pulang pada kenyataan
Tanpa melodi seperti pagi itu
Penuh selaksa hadir menghayutkan waktuku
aju duduk jauh dari senyumnya
tinggi mendekati gunung dihadapanku
lalu aku seperti semakin sepi.
Purwokerto tetaplah Purwokerto, diam
tanpa pernah paham jogja menangi-nangis di hatiku.
read more

Selasa, 06 Maret 2012

Nonton Pentas

Tadi adalah untuk pertama kalinya aku nonton pentas teater. Dan aku bener-bener antusias. Bukan karena aku pengen ikut akting macam mereka, tapi aku bisa ketemu orang yang dia ( mereka ) ngga mempermasalahkan aku seperti apa. Mereka enjoy, aku pun enjoy. Aku juga bisa ketemu sama orang yang aku sendiri ngga tahu kalo ternyata kami pernah ketemu. Dan aku benar-benar lupa. Padahal satu instansi ( tempat kerja ). Aku sempat berfikir macem-macem tentang orang itu. Kalo-kalo aku pernah ketemu terus aku amnesia. Ternyata bukan. Untung, meski ngarep iya. Hehehehehehehhe......
Aku rasa dia ngga terlalu jelek. Tapi aku pun ngga bisa ngarep banyak karena ku tahu kalo dia itu ngga seperti yang aku harapkan. Tapi it's OK. Bisa ngobrol sama dia aja, aku udah cukup seneng. Aku senang malam ini.
(* Thank to Mr. Shoni Asmoro, Mr. Akhmad Fauzan and Catur ( The Primagama's Instructur )


Pertunjukkan Teaternya, Keren..................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
(* Big Aplause to all Perisai's Personils.
read more

Jumat, 02 Maret 2012

Tanpa Lembayung Senja

Sudah berapa hari aku tak berjumpa dengan tirai senja. Apalagi aroma rumput yang teras semakin hijau di benakku. Rasanya aku ingin larut saja di pasinya langit sore ini. Pulang pun aku tak mampu. Padahal jenuh membungkam setiap tarikan nafasku. Mengapa harus ada galau di hujan sore ini? Bukankah udara pagi tadi cukup untuk menjadi bekal sampai sekiranya hari berganti malam. Aku takingin begini. Aku ini pulang saja, tapi bagaimana aku bisa pulang? Kalau senja saja terus seperti ini. Mungkinkah kota yang aku pernah bersamanya, berawankan pucat seperti ini?
Aku tak mau duduk seperti ini terus. Aku ingin kembali pada senja saat aku tak mengenal galau. Selalu ada tawanya, ada senyumnya, juga ada aroma tubuhnya yang terus melengkapi bahagiaku.
Tapi gerimis ini masih menjadikan basah setiap yang ada di bumi. Termasuk hati ini.
Jauh sekali waktu yang telah tertempuh. Jaraknya bukan lagi ukuran kilometer, tapi tak berbilang. Karena hanya aku yang bisa merasakn betapa aku ingin kembali merasakan perjalanan diantara lelah-lelah kami.
Kemana tetesan yang dari kemarin menghujam bumi ini? Secepat itukah semua itu menghilang? Padahal dua tahun aku tanpanya tak seperti itu. Aku masih saja merasakan berantakan. Betapa nyatanya semua tentang dia dalam hari tanpanya. Aku kangen cerita-ceritanya, juga aroma wangi tubuhnya.

- T 538 W -
******
Aku berusaha untuk mencintai yang lain, tapi aku belum juga mampu merasakan sebenarnya jatuh cinta. Mengapa aku harus seperti ini? Aku terkadang lelah, tapi aku merasa ini adalah yang harus aku lakukan, termasuk terus memaksa diri untuk bisa mencintainya. Bisa mencintainya, dengan semua hal bego yang aku lakukan.
Mengapa aku harus menunggu sesuatu yang tidak tentu seperti ini? Karena aku belum menemukan yang lebih darinya, yang benar-benar bisa memahami. Meski aku sadar, tak ada yang diharapkan dari cinta seperti ini.
Seharusnyakah aku duduk disampingnya, memeluknya dalam kedinginan ini, merasakan hembusan nafasnya lalu aku ingin selamanya seperti itu. Selamanya.
Aku tak ingin berkhayal tentang indahnya pertemuan pertama dimalam itu. Karena bagiku, itu tak penting. Aku hanya ingin dia bisa terus ada untukku ketika aku butuh semua tentang dia. Seperti sore ini yang penuh oleh gerimis dan langit pasi berbalut dingin.
Aku merindukan semua tentang dia.

- Anton -
read more

Senin, 27 Februari 2012

KEMARIN ( BODOH )

                      Kemarin adalah hari Minggu. Hari libur yang membuatku benar-benar merasakan betapa bodohnya aku. Pukul setengah tujuh aku baru bangun tidur dan langsung membuka Laptopku. Tak ada yang istimewa status-status di Facebook minggu pagi itu. Aku merasakan dadaku masih terasa sesak. Sama seperti bangun tidur yang lainnya. Aku ingin memeriksanya ke Dokter. Sebenarnya apa yang aku idap dalam dadaku, sehingga aku terasa seperti tertindih puluhan ton. Aku pasang saja statusku pagi itu dengan kalimat yang sedikit menggambarkan kondisi dan hasrat terpendamku. “ Minggu Pagi Yang Tidak Sehat “ Ini bukanlah ayang pertama tapi sudah entah ke berapa setelah aku menghapus lalu menuliskan kalimat berbeda lalu menghapus lagi lalu menulis lagi. Hingga aku merasakan kalau kalimat itu adalah yang pantas untuk aku tulis. Setidaknya ada yang bisa memahami sehingga ada yang komentar atau hanya sekedar klik tanda jempol sebagai tanda suka.
Ternyata apa yang kita tulis di pagi hari itu benar-benar mensugesti diri kita kalau itu lah yang akan kita rasakan selama menjalani hari itu. Sebagai contoh, ketika dulu aku menulis kalimat “ Aku bahagia pagi ini “ secara tidak sadar, aku mendapati banyak hal yang membuat aku terus merasakan kalau aku itu tidak pantas untuk bersedih. Masih banyak kalimat-kalimat positif lain yang pernah aku pasang di status FB dan aku merasakannya sepanjang pagi itu. Termasuk kalimat yang aku pasang di pagi kemarin. Sepanjang hari kemarin, aku merasakn tidak sehat. Benar-benar tidak sehat, aku sakit < jiwa >.
Aku tetap menjalankan rencanaku untuk pulang ke rumah. Tapi sebelumnya aku memberakan terlebih dahulu barang-barangku yang setidaknya bisa aku bawa pulang. Karena semester besok, aku ingin tidak lagi di tempat itu. tidak lagi di tempat yang aku sendiri tidak punya hak untuk tinggal di sana. Aku merasa sebagai parasit di sana.
Berjalan kaki diantara deru mobil dan motor menuju perempatan adalah hal yang kadang menyebalkan, kadang menyenangkan. Tapi aku coba untuk membuat menyenangkan. Angap saja aku sedang backpacker-an. Tapi tidak, ada sedikit malu di sini. Masalahnya, ini masih daerah Purwokerto dan masih dilalui banyak mahasiswa-mahasiswa kampusku. Ah, biarlah...........
Angkot yang aku tunggu akhirnya datang dan aku adalah penumpang satu-satunya yang ada di angkot warna orange itu. Aku galau, kemana aku akan menuju. Perut tersa lapar sangat, aku belum sarapan waktu itu. Hanya meminum setengah botol air minum mineral saja. Maka aku putuskan untuk ke KFC di SRI RATU Dept. Store Purwokerto. Dan parah. Ke restoran cepat saji di jam makan siang adalah hal yang bodoh. Benar-benar bodoh, sudah pasti lah tidak ada tempat untuk makan. Dan antrian seperti bermain ular naga panjang saja. Maka aku hanya numpang lewat. Keluar dari gedung berlantai empat itu, aku merasakn kalau hari akan hujan, langit terasa sekali mendhungnya. Dan memang benar. Baru saja aku menyebarang jalan, rintik hujan langsung menerpa dengan derasnya. Ugh......sakit , aku bilang.
Berteduh di emperan toko pulsa milik orang yang tidak dikenal, adalah hal tidak mengenakkan yang selalu dilakukan oleh orang bila terjebak hujan. Itu yang aku rasakan. Makan aku putuskan untuk membeli 10.000 pulsa IM 3 ku. Hujan masih sangat deras, bahkan sepertinya menderas. Sempat terjadi kemacetan di jalan depanku. Aku tidak tahu awalnya, namun ternyata karena tempat parkir MORO Dept. Store telah penuh dan masih ada saja yang menunggu di depan pintu gerbang.
Aku rasa 25 menit adalah waktu yang cukup lama untuk hanya sekedar berdiri tanpa melakukan hal-hal yang sekiranya berguna bagiku. Lumayanlah, tidak begitu deras lagi. Gerimis tidak begitu berat aku pikir untuk berjalan menuju MORO Dept. Store berniat untuk makan. Hanya untuk makan, setelah itu pulang. Tapi kebodohan masih saja tak lepas dari otakku. Hari minggu apalagi hari sedang hujan, sudah bisa di pastikan tidak ada tempat untuk makan meskipun FOOD COURT ada dua tempat. Lantai satu penuh dan orang-orang berdiri terasa sungguh menyedihkan. Lalu aku berpikir semoga di lantai dua ada setidaknya satu bangku saja untukku. Tapi tidak. Lantai dua lebih penuh. Arghhhh.......... Aku kelaparan. Rasanya, aku ingin marah-marah di tempat itu. Tapi untuk apa????? Tak ada yang perlu aku marahi, tak ada yang perlu aku maki. MORO di hari biasa saja sudah ramainya macam pasar malem, apalagi itu adalh hari minggu, ugh.......betapa BT nya ngantri panjang di Kasir. Meskipun ada lebih dari 15 kasir.
Hari masih saja gerimis. Aku terus saja menggerutu tentang betapa laparnya aku waktu itu, tapi tak ada yang bisa aku perbuat. Hujan, tempat makan penuh, dan aku tertinggal dua angkot yang menuju ke tempat ku. Argh......!!!!!!
Akhirnya aku putuskan untuk berjalan, entah kemana. Diantara kemacetan dan genangan air hujan, aku menyusuri jalanan dengan hati dongkol. Benar-benar dongkol. 100 meter kurang lebih aku berjalan. Lelah, aku lelah, dan bodoh. Angkot akan datang 30 menit lagi mungkin, dan pasti akan penuh. Daripada aku menanti sesuatu yang tidak pasti, maka aku putuskan untuk mendial nomor telephone Taksi. Damn it!!!!! Jaringan sibuk. Dua kali aku telpon, masih sibuk. What the hell............!!!!!!!! Aku bilang. Tapi aku sedikit beruntung, ada taksi dari arah berlawanan, langsung saja aku panggil. Setelah berputar arah, taksi itu berhenti di depanku. Lalu aku buka pintunya dan rasa bodohku belum selesai. Gagang pintu dalah taksi itu, rusak. Telah rusak tepatnya. Aku tidak berani menarik keras-keras, karena aku tahu itu pasti akan lepas. Benar saja, pada saat sopir taksi menarik gagang pintu untuk memastikan kalau pintu sudah aman, gagang pintu tertepas. Jadi sempurna. Pintu tanpa gagang pintu dalam.
Aku tak perdulikan itu, aku hanya ingin makan. Aku masih lapar. Aku ingat  masih ada satu bunkus biskuit TOP COKLAT di tas. Dan aku masih ada setengah botol air mineral. Tanpa pikir panjang, aku libas. Aku lapar........ Aku tak perdulikan sopir taksi yang hanya diam tak berbicara. Tak berbicara.
15 menit aku kira perjalanan itu, sampai di tempat yang aku tuju. Aku langsung menuju tempat makan langgananku. Beruntung tidak begitu ramai, jadi aku bisa langsung dapat pesananku. Makan dalam kondisi lapar adalah hal ternikmat yang mungkin tidak pernah kita pikirkan. Tapi seperti itu lah hidup. Kita lupa akan nikmat yang kita nikmati.
Berharap aku bisa di jemput kakak sepupuku karena tak ada angkot ke rumahku. Setelah aku telpon ternyata dia sedang di Sokaraja. Huft.......... Jadi aku duduk manis menunggu angkot datang. Seorang ibu-ibu duduk disampingku lalu menyapa. Ternyata dia adalah teman ibuku. Aku tak banyak ngobrol, hanya sesekali saja aku jawab pertanyaan tak penting darinya. Hatiku masih dongkol.
Cukup lama aku menunggu, sampai akhirnya aku bisa dapat angkot juga dan berangkat bersama ibu tadi. Aku masih tak banyak cakap. Perjalanan tidak lah lama, hanya beberapa menit saja. Aku sudah berencana untuk langsung tidur sesampai aku di rumah. Dan benar aku langsung tidur. Langsung tidur. Pukul 17.15 aku bangun. Itu pun setelah Bu Dhe ku membanunkanku. Katanya, Lala ( Keponakanku ) minta tolong diajarin PR. Ok, aku madi terlebih dahulu. Sedikit lupa aku dengan rasa marah di Dept. Store tadi, jadi aku coba untuk tersenyum. Tersenyum. Tersenyum. Tersenyum
Hidup itu harus dijalani dengan senyuman, dengan kesabaran dan rasa ikhlas. Semua tidak ada artinya apabila emosi kita lepas tanpa adanya kendali. Tak ada artinya.
Lalu, pasanglah status yang positif-positif, jangan tuliskan kalimat buruk lagi, agar tidak mendapatkan hal buruk sepanjang hari.
Ok, see U.........
read more

Jumat, 24 Februari 2012

NASIB... ( Asal Usul )

Sore ini aku terasa sangat lelah sekali. Latihan gerakan yang diulang-ulang dan itu sudah aku hafal dari sekitar enam bulan yang lalu. Tapi aku harus tetep sabar membimbing temen-temen yang emang belum pada bisa. Besok untuk hari kedua aku jadi MC lagi. Seneng pasti, secara aku bisa dapet fee, tapi yang lebih bikin aku seneng lagi adalah aku bisa terus bertemu orang-orang yang selalu jadi inspirasi aku buat jadi orang yang terus maju. Orang-orang yang bikin aku semangat buat ngejalanin hidup. Aku ingin jadi seperti mereka. Jadi seorang motivator dan inspirator.
Aku sudah lama percaya dengan mimpi. Bukan sejak aku nonton film Sang Pemimpi, bukan pula sejak aku liat Video Jejak-jejak mimpinya mas Danang, tapi jauh sejak aku merasakan apa yang dulu aku hayalkan bisa aku rasakan dalam kehidupan nyata. Ketika aku SD, aku ingin bisa jadi siswa terbaik, dan aku mendapatinya ketika lulus SD, aku bisa meraih nilai tertinggi, aku menang lomba Keteladanan, aku juga bisa ikut lomba-lomba baik akademik atau pun non akademik. Dan ketika SMP, aku berkhayal bisa tergabung dalam regu inti PRAMUKA sekolah, bisa jadi pengurus OSIS, bisa mewakili sekolah dalam lomba MIPA, tulisannya di muat di koran. Dan itu semua aku dapati dengan cukup memuaskan. STM, aku ingin kuliah di Bahasa Inggris, bisa jadi penyiar Radio, aktif di organisasi kampus, ngajar LES, dan aku pun kini merasakan itu semua. Kini aku masih punya banyak mimpi yang belum terwujud. Aku ingin ke Singapura, belajar di luar negeri, jadi trainer, jadi motivator, jadi public speaker, jadi dosen, pokoknya banyak lah.... - di buku DREAM BOOK -
Aku sangat yakin, kalau aku pasti bisa meraih apa yang sudah aku tuliskan. Kalau aku tulis di blog ini, pasti ngga akan muat. Mungkin. Hehehehehe......
Yang membuat aku semakin yakin, makin percaya adalah konsep asal usul nasib yang aku dapat ketika mengikuti training SMART yang diadakan rutin di kampusku. Jadi seperti ini, bahwa apa yang kita pikirkan itu akan mempengaruhi masa depan kita. Aku jadi ingat kalimat seperti ini : " Allah akan mengikuti prasangka Hambanya ". Sejak itulah aku selalu berpikir positif dalam menjalani hidup ini. Termasuk IP ku yang turun, aku tetep berpikir positif. Munkin, kalo IP ku tinggi, aku akan semakin sombong, padahal, Allah sangat melarang kita untuk berbuat sombong.
Ok, kita kembali ke Asal Usul Nasib jadi seperti ini :

THOUGHTS            becomes      WORDS
WORDS                  becomes      ACTIONS
 ACTIONS              becomes      HABITS
 HABITS                 becomes      CHARACTERS
 CHARACTERS     becomes      DESTINY

Penjelasannya seperti ini : Apa yang kita pikirkan, harus kita tulis ( kita nyatakan dulu dengan kata-kata ) kemudian kata-kata itu  kita action kan ( kita melakukan sesuatu yang sesuai dengan apa yang kita katakan ), apabila kata-kata itu sering kita lakukan maka lama kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan ( habit ) nah kebiasaan ini lah yang akan menjadi karakter kita yang nantinya akan menjadi nasib kita. Seperti itu secara teorinya. Tapi, kebanyakan dari kita pasti selalu bekata : " Udah nasib nya kayak gini, mau gimana lagi... ".
Keliatan banget mudah nyerahnya. Ok, sebagai ciptaan Allah yang luar biasa, kita harus bisa berjuang untuk meraih apa yang kita impikan. Karena sejatinya, kita ini adalah seorang pejuang sejati. Dari ketika kita hanyalah sebuah sperma yang berlomba-lomba dengan sperma lain untuk bisa menembus sel telur, yang pada akhirnya hanya satu yang lolos ( yang berhasil membuahi ) sampai kita bisa seperti sekarang ini. Betapa hebatnya kita bisa mengalahkan ribuan sperma-sperma "saudara kita". Kalau ketika kita masih jadi sperma saja bisa, kenapa sekarang yang kita sudah berwujud manusia dewasa tidak bisa???
Jadi, marilah kita kembali berjuang untuk bisa meraih apa yang menjadi cita-cita kita. Maksudnya cita-cita kita msing-masing.
SEMANGATH!!!!!!!!!!!
read more

Rabu, 15 Februari 2012

Cemburu, Galau jadinya

Cemburu itu adalah hal bodoh yang selalu aku lakukan ketika aku buka FB nya dia lalu didapati dia itu koment-koment an sama orang yang baru di konfirm. Terus kenalan ngga jelas yang ujung-ujungnya adalah tukeran nomor HP ato pin BB. Enek banget rasanya, yakin!!!!!!!!! Belum lagi kalo misalnya dia itu, sering chatting sama yang lain. Berasa pengen nampar tuh muka orang pake bakyak.
Pengen banget telpon dia lalu mencak-mencak ngga jelas yang maksudnya adalah TIDAK KAH KAU TAHU PERASAAN AKU KETIKA KAU SEPERTI ITU DI BELAKANGKU????
Tapi sadar diri juga lah, siapa aku. Emang derita jadi kekasih tak dianggap itu nyesek banget.
 Hiks...........hiks.............hiks..........
read more

Sabtu, 11 Februari 2012

Hatiku, Lelaki Terindahku, Penantianku. ( Curhatan temen ).

Akan masih adakah pertemuan yang malam itu menjadi awal aku untuk mengenal lelaki terindah dalam hidupku?
Yang kini aku sadar kalau tak perlu lagi aku ikuti pertemuan-pertemuan pertama bersama lelaki lain yang belum jelas seperti apa matanya menatap ragaku.
Aku berani untuk menanti sampai kapanpun penantian itu aku jalani.
Bagiku, bersamanya itu adalah hal terindah yang aku rasakan dalam kehidupan gelap ini.
Aku merasa akulah lelaki paling beruntung yang hidup didunia ini ketika aku sadar kalau aku pernah bercinta dengannya, lelaki asmara yang hidup dalam kesemuan.
Kapankah aku miliki lagi malam minggu yang pantas aku jadikan lembaran cerita untuk aku pamerkan pada masa laluku kalau aku telah duduk bersamanya lagi.
Kini, aku masih tetap menanti sampai kapan aku menanti.
Menanti perasaan yang aku harapkan benar adanya aku rasakan, yaitu aku jatuh cinta padanya.
Bukan karena hartanya, atau wajah tampannya.
Tapi hatinya yang telah dia pamerkan dimalam pertama ketika aku merasakan betapa telah mati otakku untuk menciumnya.
Bagiku, ciumannya adalah dosa termanis yang ingin aku nikmati lagi.
Aku masih menanti entah sampai kapan aku menanti.
Aku tahu, tak akan ada keabadian dalam cinta terlarang ini.
Tapi setidaknya, aku bisa sebentar saja bertahan dalam pesakitan ini bersamanya.
Dia lelaki terindah yang pernah menjerat akalku dalam sadar sesadar-sadarnya.
Lalu meninggalkan kekosongan yang aku tak mampu untuk mengisinya tanpanya.
Aku ingin dia semakin sadar betapa aku terlalu lama dalam diam sekalipun kemarin aku duduk didepannya.
Aku masih diam, takut semua yang aku rasakan hanya akan membunuh kegelisahnku saja.
Aku masih merasakan betapa aku ingin melayang saat aku sadar dia telah pergi untuk menemui cinta sejatimu.
Lalu kapan tiba masa untukku dapat merasakan sebenarnya kasih yang dia curahkan untukku, meski aku adalah simpanannya yang lain.
Menjadi diriku itu, sungguh tidak ada enaknya.
Menanti sesuatu yang tak akan pernah paham betapa dia yang ada di otakku tak jua keluar secara nyata untuk kembali mencium bibir ini lagi.
Memeluk raga rapuh ini lagi.
Aku minta maaf yang tulus, lelaki terindah yang diam tanpa pernah bertanya seperti apa tersiksanya aku ketika aku duduk diam di depannya.
Tentang malam ketika aku tidur disamping lelaki yang telah menjelma menjadi iblis dalam hatiku.
Merampas ketidakberdayaanku lalu mengusir tanpa dosa.
Dialah iblis yang diam ketika aku sadar aku tertipu oleh wajahnya.
Aku tak ingin lagi datang padanya, sekalipun dia kembalikan ketidakberdayaanku.
Aku lebih memilih untuk menanti lelaki terindahku datang bersama segala yang aku rindukan tentangnya.
Dan malam ini, aku berdo'a untuk pertemuan yang lebih indah lagi bersamanya, lelaki terindah yang indahnya tak ingin aku ganti dengan orang yang tadi pagi terus menjadikan mata ini tak mampu untuk berkedip, sekalipun.
Aku berharap, malam ini akan ada lebih dari ciuman di pertemuan pertama itu.
Ciuman yang masih melekat sampai satu bulan ini.

(* Untuk Lelaki terindahku yang Indahnya harus dibagi antara aku, istrinya dan simpanannya.


read more

Jumat, 03 Februari 2012

Gue Seneng

Gue udah saatnya bersyukur buat hari ini.
Gue tadi bangun jam 6.30. Ok, itu adalah hal buruk yang sampai saat ini, gue belum juga bisa ngilanginnya. Dan gue mendadak ingat kalo gue kudu siaran jam 6.00. Itu artinya, gue udah telat 30 menit. Gue langsung nyalain mesin dan tanpa opening, gue langsung  nyapa pendengar setia gue. Gue anggap itu adalh hal lucu yang gue lakuin dimana gue masih setengah sadar, mata masih penuh dengan "ketep" dan buat ngomong masih serak-serak ngga jelas.
Jam 08.00, gue telpon ibu kantin langganan gue, tapi ngga diangkat dan gue SMS buat pesen makan. Sekitar 15 menit ada ibu-ibu dateng bawa nampan penuh makanan. Gue girang banget. Apalagi ada sop yang gue suka banget. Susu putih jadi minuman kesukaan gue di sabtu pagi itu. Sambil sarapan, gue baca koran dimana kabar tentang " Datuk Maringgih " masih jadi dead line di kolom Infotainment. Dan laptop gue masih kondisi ON LINE. Sesekali gue balas koment temen gue di FB, yang mana lagi heboh tentang foto alay temen gue yang tersebar di FB. Gue ngakak abis pas liat tuh foto. Tapi udah lah, ngga penting juga di bahas di sini.
Jam 10.00, gue siaran lagi. Dan beda acara, beda pula atmosphere nya. Gue seneng aja, bisa bawain acara dangdut lawas dimana lagu-lagu dangdut itu pernah gue dengerin ketika gue masih berumur 8 tahunan. Ketambahan SMS dari pendengar banyak banget, padahal durasi cuma 1 jam. Gu jadi ngerasa kalo gue udah cukup terkenal di telinga Pendengar Radio gue.
Jam 11.00, gue selesai siaran dangdhut dan gue cabut dari studio. Gue mandi ( secara gue belum mandi dari kemarin sore ) dan langsung ke mesjid setelah gue dandan sopan. Gue shalat Dzuhue di Mesjid bareng Civitas Akademika UMP lainnya.
Usai shalat dan dengerin kultum dari ketua LPPM UMP, gue balik ke UKM pake jalan kaki. Dan gue ngga nyangka klao belakang gue ada dosen yang gue bilang itu tuh keren banget. Bukan cuma fisik, tapi juga akhlaq dan cara ngajarnya tuh, gila, enak banget. Makanya, ngga heran kalo temen-temen cewek gue pada suka nanyain tuh dosen kalo ngga masuk kelas ke gue ( Gue cukup tenar dikalangan Dosen Kampus ).
Sepanjang perjalanan menuju UKM, gue becandaan sama tuh Dosen sambil ngomentari pertandingan Volly Ball yang lagi berlangsung di lapangan Volly kampus. Gue seneng nya tuh, gue bisa jalan sambil becandaan dan mungkin kalo orang yang ngga tahu gue sama tuh dosen, gue sama beliau bakalan di kira pasangan homo. Secara, kita jalannya sambil gandengan tangan dan kita deket banget. Gue ngga nyangka kalo gue bisa sedeket itu sama beliau. Meskipun sebenernya, gue sama beliau udah deket dari dulu. Tapi tadi tuh, beda banget. OK, gue bakalan sedikit kasih tahu macam apa tuh Dosen. Kalo kata temen-temen cewek gue, Beliau tuh, SEXY abis. Emang sih tuh dosen suka pake pakean yang agak ketat. Terus, beliau tuh, Ganteng pake banget. Dari sekian banyak dosen cowok yang ngajar di kelas gue, emang cuma beliau yang paling ganteng. Terus lagi, tuh Dosen pastinya orang berduit. Secara, selama gue kuliah di kampus ini. beliau udah 2 kali ganti mobil dan itu mobil yang kalo boleh gue bilang keren-keren banget. Saat ini, gue baru nyelesein semester 3, itu artinya selama satu setengah tahun, beliau ganti mobil 2 kali. Terus lagi nih, tuh Dosen alim banget. Gue bisa jamin. Apapun yang temen-temen gue omongin tentang tuh Dosen ( pastinya ) yang OK-OK, gue setuju banget. Karena gue juga kenal banget tuh dosen macam apa. Gue pernah kerumah beliau, gue pernah satu mobil sama beliau, gue juga jadi mahasiswa yang beliau percaya buat jadi asistennya. Gue seneng bisa kenal Dosen lulusan Mesir itu. Lalu gue beristirahat sebentar di kantor beliau buat sekedar baca koran.
Jam 13.05 an, gue ke kantin. Awalnya gue mau ke Studio di UKM. Tapi gue mikir, gue pengen nulis. Ya udah, gue ke kantin kampus. Dan gue ngeliat temen radio gue lagi duduk sama temen-temen yang lain. Jadi gue mikir kalo gue ngga bakalan sendirian. Sebelum gue nyamper tuh anak-anak, gue disapa sama salah satu kenalan gue dulu pas di Festival Seni Rupa di kampus. Gue boleh kasih komentar kalo nih orang itu manis. Oke, kalo dikasih nilai ya dapet 82 lah dengan nilai tertinggi 100. Gue emang sering banget ketemu dia di kantin kampus, tapi biasa aja. Ya, cuma say hello doang. Terus gue liat seseorang yang dulu pas dari semester satu bikin gue penasaran, tuh orang siapa namanya. Nah, setelah gue mendhem penasaran yang teramat. Jujur gue pengen banget kenalan tiap kali ketemu sama tuh orang. Gue dikenalin sama tuh tuh orang yang dulu ketemu di Festival Seni Rupa sama tuh orang yang udah bikin penasaran banget. Gue ngga bisa ngejelasin kayak apa senengnya gue pas gue salaman sama tuh orang. Sempet kepikiran buat gue duduk satu meja sama mereka, tapi gue ngga enak sama temen-temen gue. Jadi, begitu kenalan usai, ya gue nemuin temen-temen gue. Sampai gue nulis ini, dia masih di tempat duduk. Dulu, gue suka curi-curi pandang setiap kali liat dia, tapi sekarang buat apa????
Rencananya, gue mauke Jogja hari minggu besok. Gue mau liburan sama seseorang yang udah lama banget gue kenalan, tapi belum pernah ketemu. Ya selama ini, kita cuma ngobrol lewat SMS dan gue tahu muka dia cuma lewat foto doang. Gue berharap liburan gue di Jogja bakalan jadi liburan yang paling berkesan. Ya, gue berharap banget.
Rencana ke Bekasi, gue tunda sampe minggu depan.
Yang jelas, gue hari ini, seneng banget.
Jam 15.00 nanti, gue kudu ke kantor tempat gue ngajar. Padahal, Purwokerto lagi ujan deres banget dan gue biasa jalan kaki ke Kantor. Jadi bisa di perkirakan gue bakalan hujan-hujanan ke kantor. Cuma pake payung doang. Huft...... Semangat buat ngajar adek-adek di kelas nanti.
See U.......
read more

Nangis aja.......

Mending emang ngga usah ngadain yang namanya pertemuan. kalo kita itu cuma jadi korban selingkuhan orang lain yang ngga bakalan pernah tahu kalo ketika kita buka FB nya dia, kita cuma bisa mewek-mewek di depan laptop. Ngeliat foto-foto nya sama orang lain, ngeliat statusnya sama orang lain, ngebaca komentnya yang ampun banget kalo dibaca. Gue benci banget sama yang macam gituan. Ini bukan kali pertama gue ngrasain yang namanya cemburu. Tapi ini tuh cemburunya beda. Dimana gue pernah nglakuin sesuatu yang buat gue, itu ngga bisa dilupain. Gue ngga bakalan lupa, sampe kapanpun. Dan gue, emang bego banget. Loe boeh ngecaci maki gue, ngehujat gue, ato ngatain apapun itu ke gue, bro. Tapi loe ngga bakalan bisa tahu kayak apa perasaan gue ketika kali pertama gue ketemu dia malam itu.
Dan sore ini, gue iseng buka FB nya dia, sambil muka gue macam kepiting kurang sambel. Gue mau nangis, tapi malu sama temen-temen gue, juga gue mikir, buat apa gue pake nangis segala. Ngga penting banget. Sumpah!!!!!
Gue cowok, tapi gue bego. Dan gue ngga bisa ngebegoin orang lain. Derita banget punya sifat ngga enakkan macam gue, ngga tegaan macam gue, terlalu tolelir macam gue. Ugh........!!!!!!!!! Pengen rasanya gue ulang kejadian malam itu, lalu gue ambil photonya. Jadi gue punya senjata ampuh ketika gue pengen ketemu, tapi selalu dikasih alesan macem-macem. Terus, kalo misal dia ngga juga ngerti apa yang gue rasain, gue kasih tuh foto ke orang yang udah bikin gue cemburu. Gue emang kejem. Tapi gue ngerasa gue jadi korban yang lebih kejem.
Ah udah lah, terima aja. Kalo emang gue ditakdirin buat ketemu lagi, pasti ketemu lagi. Sante aja.

# Soundtrack " Kutetap Menanti-nya Nikita Willy.
read more

Kamis, 02 Februari 2012

KANTIN KAMPUS

Gue masih make kaos yang gue pake buat tidur semalem. JUga celana item yang gue pikir masih pantes buat dipake kuliah kalo pas gue kuliah. Tapi sekarang kuliah libur. Jadi paling bakalan gue antar ke Loundry belakang kampus aja.
Gue udah sarapan sama sayur kacang bercampur dengan tumis tempe lalu satu potong daging sarden dan satu mendhoan. Ini cukup sehat, gue pikir. Dan satu gelas susu coklat juga udha masuk ke pencernaan gue. Awalnya, gue cuma mau OL aja di FB. Tapi gue inget kalo kemarin gue baca blog nya Moammar Emka yang terakhir gue baca bukunya itu pas gue masih kelas 3 STM. Jadi udah lama beudddddd........ Dan gue jadi nafsu banget buat beli " Dear You " nya lelaki itu. Gue pikir, tema yang seperti itu, cocok buat gue yang labil. Gue seneng aja, baca cerita yang ngebahas tentang cinta dan kejujuran tentang kehidupan malam di kota besar. Gue lagi bikin satu tulisan tentang apa yang gue pikir ini bakalan cukup mengundang perhatian. Gue ngga bakalan cerita. Apa itu, sebelum gue yakin kalo itu emang perlu buat di ceritain disini.
Dari yang awalnya berapa biji doang orang di kantin, sampe sekarang, tak ada tempat duduk yang nganggur. Gue udah ngedownload beberapa materi buat gue ngajar LES Matematika sana Bahasa Inggris besok. Gue excited banget buat ngajar LES anaknya salah satu pengusaha di Purwokerto. Meskipun gue tahu, gue bakalan ngonthel sepeda gue sejauh 2 KM. Tapi itu ngga jadi soal, karena gue bakalan sering ketemu sama pengusaha itu. Bukan karena apa-apa sih........Seneng aja. Hehehehhehe........
Beberapa meja emang dikerumuni mahasiswa, tapi ada satu meja yang dikuasai oleh 6 Karyawan Kampus. Mereka bisa gue bilang sering banget ke Kantin di jam kerja. Terutama yang pake gigi emas. Hampir tiap gue makan di kantin, dia juga lagi nongkrong di kantin. Gue mikir gini, emang mereka ngga kerja po???? Ugh.......enak bener ya......
Gue ngga peduli apa yang mereka omongin. Yang jelas, gue enjoy OL sama temen-temen FB gue.
Dan gue harus segera cabut dari tempat duduk gue, karena sekarang udah jam 11.20 yang artinya gue harus mandi buat ke Mesjid. Jum'atan......Coiiiiiyyyyyy
See U........
read more

Rabu, 01 Februari 2012

CINTA yang BEGO dan SEMESTER TIGA yang GEJE

Buat gue, jatuh cinta itu bego banget. Begooooo.......banget. Loe bisa bayangin ngga??? Baru pertama kali ketemu gitu kan, gue udah ngerasa deg-degan minta mati. Dan gue ngerasa kalo gue tuh abis ngimpi setelah gue sadar kali gue udah ngga disampinya, udah ngga duduk satu mobil sama dia. Terus, gue ngga bisa tidur gara-gara gue sibuk nulis di buku gue kalo gue itu nganggep kalo gue udah jatuh cinta. Begoooo.....banget. Keesokan harinya, gue masih aja sibuk senyam-senyum keinget senyum dia, tawa dia, cara dia ngeliat gue. Dan gue pun berharap banget bisa ketemu lagi sama dia.
Awalnya, gue berusaha buat ngga terlalu agresif ke dia. Ngga mau macam ngejar-ngejar gitu lah... Tapi lama-kelamaan gue ngga tahan juga. Gue pengen banget ketemu sama dia. Apalagi gue rencananya jum'at besok mau balik ke Bekasi. Gue harus ketemu sama dia. Coz ngga tahu kapan lagi gue bakalan ketemu kalo gue udah di Beksi. Rencananya, gue mau langsung ke Kediri sampai tanggal 25. Meskipun itu belum jelas kepastiannya. Tapi gue pengen banget ketemu sebelum gue pergi keluar kota.
Jadi diri gue yang naruh hati ke orang yang udah jadi milik orang lain itu, nyesek banget rasanya. Buat loe yang pernah jadi "sepia" nya orang, mungkin bisa ngerasain betapa ngga asiknya kalo kita minta ketemuan terus dianya jawab, " Ngga bisa, lagi sibuk kerja. Abis itu ada acara sama keluarga ". Ugh......rasanya, nyesel banget udah nyanggupin ketemuan dulu. Tapi, hikmah yang gue ambil dari pertemuan itu adalah gue bisa tahu kalo ternyata di dunia ini itu masih ada orang yang butuh orang lain untuk mencnita sekalipun orang itu udah punya cinta. Dan gue, ngerasa beruntung bisa kenal sama dia. Meskipun gue terkadang ngerasa sakit banget kalo liat FB nya dia.
Tapi bodohnya gue, gue udah kadung cinta sma dia..................!!!!!!!!!!!!
>>>> Terus gue suruh ngapain???? <<<<

Sekarang gue mau ngebahas yang namanya Hasil Kuliah gue selama di Semester tiga. Gue sih, ngga nyesel gitu ya....secara otak gue udah konslet jadi buat apa nyesel sama hal yang gue lakuin dengan sadar. Gue, kalo kuliah itu banyak tidurnya dikelas. Dan gue kalo ngerjain tugas itu males banget. Jadi kadang gue ngga ngumpulin tugas. Gue paham, kalo itu bakalan bikin nilai gue kebakar. Tapi guenya udah ngga mood, mau gimana lagi????
Sebenernya gue ngga mau mengkambing hitamkan siapa-siapa. Karena gue sadar banget itu salah gue. Gue cuma mikir, kenapa di semester tiga gue ini, gue ngerasa masalah yang gue hadepin itu berat-berat banget. Sampe-sampe gue bener-bener ngga punya semangat buat nyelesein tuh masalah. Yang paling bikin gue down banget itu, ketika gue ngga nyangka kalo gue harus pindah kost. Loe tahu kan, gue tuh udah nganggep yang punya kost itu macam keluarga gue sendiri, karena gue ngga punya siapa-siapa di Purwokerto. Dan mereka pun udah nganggep gue anak mereka sendiri. Tapi anehnya, kenapa mereka tiba-tiba jadi kayak ngga paham tentang gue. Gue emang sibuk banget pas semester dua. Tapi gue masih bisa mbagi waktu mana kerjaan gue, mana kuliah gue, mana waktu buat dirumah (kost). Dan mereka gue anggep udah paham. Tapi udah lah....ngga penting juga dibahas. Ngga bakalan mbalikin gue juga.
Yang penting, semester empat besok, gue kudu lebih baik lagi. Gue pengen ngebuktiin lagi kalo gue masih punya sesuatu yang bisa gue banggain. Gue bakalan ngembaliin IP gue jadi 3.85 lagi. Yang udah ya udah lah....Ikhlas in aja. Hidup ngga akan berakhir kok kalo IP cuma dapet 3.00. Sante aja cuiyyyy......Tapi kalo IP gue dibawah 3.00, gue baru pengen terjun dari lante empat. Secara ya bo, gue tuh malu banget gila apa. Dimana kredibilitas gue sebagai calon mahasiswa berprestasi????
>>>>>> Semangat buat ngeraih IP 4.00 di semester empat <<<<<<

read more

Sabtu, 28 Januari 2012

Cuma Dia

Malem ini, genap satu minggu gue ngga ketemu sama dia. Rasanya, nyesek banget. Gue pengen banget ketemu. Pengen banget cerita-cerita, pengen banget ngerasain apa yang pernah gue rasain di pertemuan seminggu yang lalu. Gue ngga mau ketemu sama siapa-siapa kecuali sama dia. Orang yang udah ngebuat perasaan gue kalang kabut ngga jelas macam gini.
Gue nyadar banget, kalo gue emang terlalu berharap banyak sama dia. Seakan gue udah pasti jadi miliknya, udah pasti jadi apa yang dia mau. Tanpa gue pernah mikir kalo dia itu udah jadi milik orang lain. Udah punya orang yang mencintai dia, dan pastinya dia sangat mencintai orang yang mencintai dia itu.
Gue ngga tahu kenapa gue kayak gini. Gue cuma ngerasa kalo dia itu orang yang selama ini gue cari.
Gue emang belum kenal kayak apa sifat-sifatnya dia. Dan gue juga belum bisa ngomong apakah semua yang dia katakan itu adalah benar, jujur. Kalo itu bohong misalnya, gue nyesel banget udah ngarepin dia. Gue udah ngebuang energi gue buat inget dia. Gue benci banget sama dia. Dan gue ngga mau lagi ketemu sama dia. Gue kesel sekesel-keselnya sama dia.
Dia bakalan ngancurin banget apa yang selama ini udah gue tata.
Tapi otak bodoh gue tetep mikir kalo dia itu lagi sama orang-orang yang dia cintai. Sama keluarganya, bukan sama orang lain. Meskipun ini juga cuma spekulasi tolol belaka. Gue berharap sih, spekulasi gue bener. Jadi gue semakin yakin kalo dia itu emang orang yang selama ini gue cari.

**********
Gue udah masuk liburan. Dan rencana gue belum gue buat secara mateng, apa aja yang bakalan gue buat. Yang pasti, gue bakalan ke Cikarang, ketemu temen-temen gue, ketemu orang yang ketika terakhir gue ke sana cuma buat gue nangis, ketemu masa lalu gue.
Saat ini, gue lagi cari referensi yang pas buat liburan di Jakarta. Pastinya yang murah dong.... Gue niatnya mau backpacker aja. Tapi ini belum tentu sih......Coz apa ada di Jakarta yang murah dan aman???? Gue jadi pesimis lho......
Intinya, kemana pun itu tujuan gue, gue bakalan tetep ngisi liburan gue buat travelling. Kapan lagi, coba????
read more