Jumat, 27 April 2012

Wow........Tampilan dashboard nya baru. Jadi ngerasa unyu-unyu nih...... Hehehehehhehehe....
Jum'at ini, gue lagi ngerasa ngga sehat banget. Bukan cuma karena tenggorokan gue yang kering macam gurun pasir, tapi juga hal-hal lain yang bikin gue jadi semakin pengen berlari aja ke hutan, lalu teriak-teriak ketakutan. Loe bisa bayangin ngga kalo ke kampus masih bau iler. Itu gue banget. Air di kostan itu ngga ngalir dan gue makan di kantin kampus terpaksa makannya gue bawa ke taman. Udah gitu, suara gue macam suara Sherk nelem biji salak. Gedhe banget terus gatel. Pulsa gue abis, dan gue ngga jadi ketemu sama Om gue. Loe bisa ngerasain betapa ngga serunya jum'at pagi ini. Padahal gue udah kebelet banget pengen ketemu sama tuh orang. Hampir tiga minggu ngga ketemu. Gila apa......... OKE, ini mungkin Lebay. Tapi serius, gue kangen banget. Dan nanti jam1 ada kuliah tambahan. Dan sabtu besok, ada kumpul buat persiapan International Conference. Padahal, di kalender akademik kampus gue, mulai hari jum'at ini libur. Coz senin besok, UTS. Ngga banget, kan. Gue padahal udah ngerancang buat ke BEKASI. Kangen temen-temen gue disana. Kenapa harus ada kuliah tambahan, kenapa harus ada kumpul buat persiapan International Conference?
Jujur, akhir-akhir ini gue lagi labil banget. Sebenernya gue maunya apa? Gue mau jadi kayak apa?
Gue suka travelling, tapi gue selalu ngga punya waktu yang pasa buat jalan-jalan.
Gue suka bikin cerpen, puisi dan maksa bikin Novel, tapi lagi-lagi waktu gue ngga nyaman buat ngerangkai kata-kata inspirasi jadi kalimat indah. Gue butuh waktu ngga sedikit buat nulis itu semua.
Gue pengen ningkatin kemampuan English gue, tapi tiap kali gue liat buku berbahasa Inggris, gue langsung mual-mual. Sementara gue belum nemu partner yang asik buat diajak cas cis cus.
Gue akhir-akhir ini lagi pengen ngerubah penampilan gue. Biar keliatan lebih OK gitu, jadi gue banyakin deh, baca artikel-artikel tentang fashion cowok. Dan gue udah ngabisin hampir satu juta lebih buat beli baju, celana dan lain sebagainya. Sementara itu, gue lagi sepi job.
Yang bikin miris adalah gue udah ngga begitu tertarik lagi buat belajar agama. Ini gue akui gue bego banget. Tapi gimana ya.......jenuh kali yah.... Ngga kayak dulu aja. Ngerasa dosa banget sebenernya. tapi tetep berusaha buat ngejalanin hidup dengan syari'at Islam. InsyaAllah.....
Gue pengen bikin prestasi dari sekian banyak hobi ato keinginan gue. Dan gue ngga boleh iri dengan semua ini. Dengan semua yang ada.
Soal temen nih, gue ngerasa gue punya temen ngga fungsi banget.
Wah.................lanjut besok ya.............
read more

Kamis, 12 April 2012

Ada Apa dengan Kepalaku????

Sudah beberapa hari ini, aku ngerasa aneh dengan kepalaku. Selain sering pusing ngga jelas, juga sering ngerasa ada yang berdenyut-denyut di pelipisku. Ini sungguh mengerikan. Aku ngga mau kalo misalnya ternyata di pelipisku ada janin otak yang sedang tumbuh, persis seperti bayi yang sedang menendang-nendang di perut ibunya. Ini sungguh ngga lucu.
Aku beranggapan kalo aku hanya butuh waktu untuk refresing, dan ternyata bukan itu yang aku butuhkan, karena aku udah coba itu dan aku masih merasa pusing tak tertahankan, malah pada saat aku jalan-jalan di Mall aku merasakan seperti puncaknya. Ini sungguh tidak enak.
Mungkin lagi karena kamar yang aku tempati benar-benar ngga nyaman untuk ukuran anak seperti aku. Aku ingin menempati tempat yang nyaman, bersih, wangi dan semua yang aku butuhkan ada. Aku harus bersabar untuk itu. Karena kamar sebelah belum kosong.
Hari ini, aku masih merasakan sakit kepala, aku ngga mau minum obat karena aku akan semakin kecanduan dan ini membahayakan tubuhku. Aku ngga mau kalo nanti tubuhku penuh dengan zat-zat kimia yang akan mematikanku secara perlahan. Dan itu adalah bodoh.
Lalu apa yang harus aku lakukan terhadap kepalaku????
Apakah perlu aku membentur-benturkan kepalaku ke tembok saja??? ato bagaimana????
Tolong beri aku solusi..................
read more

Kamis, 05 April 2012

CURHAT

Ketika aku menulis ini, mungkin di tanggal Blog ini akan tertulis 5 April 2012. Padahal, aku menulisnya 6 April 2012 pagi sekitar jam 8 an. Aku ngga tahu kenapa settingan di blogku berubah.
Pagi ini, kampusku sepi sangat. Secara hari libur. Dan aku duduk sendirian di kantin hanya untuk koneksi hotspot. Semua kios di kantin tutup.
Suatu pagi, Temanku seperti ini kepadaku :
Pagi ini, aku ingin cerita tentang orang yang aku cintai, mungkin kamu bosan berbicara tentang cinta. Aku pun sebenarnya seperti itu. Tapi izinkan aku untuk berbicara tentang cinta pagi ini.
Terkadang, menjadi orang yang mencintai seseorang yang sudah memiliki cinta lain dan tak lagi mengganggap ada itu adalah hal bodoh. Mengapa harus ada kata setia yang ujungnya hanya pembohongan saja.
Aku mencintainya sebisa aku mencintainya. Kami belum ada ikatan, tapi aku seperti terikat olehnya. Sehingga untuk berpaling aku sungguh tak sanggup. Bagiku, cukup dia yang aku temui untuk aku cintai. Meskipun aku tak dia anggap ada.
Sudah beberapa hari terakhir ini, kami tak bertemu. Bahkan telpon pun tak kami lakukan. Sebenarnya, aku sudah mencoba menghubunginya, tapi dia seperti tak mau dihubungi. Aku jadi merasa ada kesalahan yang aku perbuat tanpa aku sadari telah melukainya. Aku pun berfikir, kesalahan apa itu. Tapi aku rasa, aku tak melakukan apapun. Maka aku berasumsi kalau memang dia tak mau lagi ada hubungan. Secara perasaan, aku sakit. Tapi aku tak mau menjadi sakit hanya karena hal semacam itu. Mungkin kamu akan dengan mudahnya bilang : " Dengan kamu putus hubungan dengannya, bukankah akan menjadi lebih mudah kamu mencari yang lain? " Menurutmu itu mudah, tapi tidak bagiku. Sekali lagi, aku seperti terikat oleh semua yang dia miliki. Fisik, aku anggap dia lumayan OK. Wajah kalau dibuat maksimal 100, dia mendapat 86. Materi, aku rasa tak ada yang kurang. Dia punya mobil, punya perusahaan, dan dia orang yang mandiri dan ulet. Itu lah megapa aku tak ingin lepas dari dia. Tapi maaf, bukan karena materi.
Aku rasa, mencari orang seperti itu di kota Purwokerto itu, tidak mudah. Apalagi saat ini, orientasi kebanyakan orang kalau bukan duit, ya Seks. Setelah dua hal itu didapat, ya sudah tak ada lagi hubungan. Alias Loe Gue End....
Kalau dibilang mencari yang lain itu mudah, memang. Tapi menjalin hubungan itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Dan sekali lagi, mencari orang seperti dia itu tidak mudah. Yang jelas, cukup bagiku untuk mencintai dia saja. Tak ada yang lain. Sekalipun dia tak pernah ada untukku. # Bego.....

******

Masih tentang orang yang aku cintai. Kali ini, aku sendiri yang cerita.
Menurutmu, Ayah atau aku biasa panggil itu Papah itu orang yang seperti apa?
Kalo aku bilang, Papah itu orang yang baik banget ke aku. Yang selalu menjadikan aku kangen, yang selalu menjadikan aku ingin ngajak berantem, yang selalu bisa bikin aku nangis, yang selalu aku rindukan pelukkannya.
Semenjak aku tak lagi bersama Papah, aku ngerasa kalo aku semakin berantkaan. Tak ada yang bisa menjadikan aku merasakan hari-hariku penuh semangat. Mungkin ini karena aku terlalu mencintainya. Atau bagaimana, aku tak paham. Yang jelas, aku sangat mencintai Papah Yusuf Gunawan Santoso.
Di kampus, aku mencoba untuk mencari orang yang bisa menjadikan aku merasa tak perlu untuk diam saja. Aku ingin menjalani hidup ini penuh dengan keindahan. Penuh dengan semangat, dan aku merasa aku ingin bisa ganggap Pak Regowo sebagai Paphku di kampus ini. Tapi aku pun sadar, tak ada ikatan apapun. Kalau Melly Guslaw bilang, ini itu, nggantung. Dan memang benar diagntung itu ngga enak sama sekali. Aku mencoba untuk bersikap dewasa, meskipun aku merasa belum juga bisa dewasa.
Aku masih butuh Paph dalam hari-hariku.

*********
read more