Minggu berkabut tipis menggoda daun mahoni
Semilirnya tak mengirimkan apapun, hanya satir mengulum dalam
hatiku masih seperti dalam perjalanan di pagi itu
Gunung dihadapanku masih bermahkotakan gumpalan awan
Lalu mengapa jogja masih hadir di sini?
Izinkan aku untuk sepenuhnya pulang pada kenyataan
Tanpa melodi seperti pagi itu
Penuh selaksa hadir menghayutkan waktuku
aju duduk jauh dari senyumnya
tinggi mendekati gunung dihadapanku
lalu aku seperti semakin sepi.
Purwokerto tetaplah Purwokerto, diam
tanpa pernah paham jogja menangi-nangis di hatiku.
Semilirnya tak mengirimkan apapun, hanya satir mengulum dalam
hatiku masih seperti dalam perjalanan di pagi itu
Gunung dihadapanku masih bermahkotakan gumpalan awan
Lalu mengapa jogja masih hadir di sini?
Izinkan aku untuk sepenuhnya pulang pada kenyataan
Tanpa melodi seperti pagi itu
Penuh selaksa hadir menghayutkan waktuku
aju duduk jauh dari senyumnya
tinggi mendekati gunung dihadapanku
lalu aku seperti semakin sepi.
Purwokerto tetaplah Purwokerto, diam
tanpa pernah paham jogja menangi-nangis di hatiku.
0 komentar:
Posting Komentar
Welcome....